Kehancuran Umat Manusia Analisis Terhadap Ayat-Ayat Tentang Kezaliman Dan Kehancuran

Authors

  • Akh Fauzi Asri Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.70943/jsh.v3i2.89

Keywords:

Al-Qur’an, Kehancuran Umat, Kezaliman, Sunnatullah

Abstract

Peneitian ini bertujuan untuk mengungkap penyebab kehancuran umat manusia berdasarkan analisis terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang berbicara tentang kezaliman (zulm) dan kehancuran (halâk). Ditekankan bahwa kezaliman dalam perspektif Al-Qur’an bukan sekadar tindakan tidak adil, tetapi juga penyimpangan dari tatanan yang ditentukan oleh Allah, baik secara akidah, sosial, maupun moral. Melalui penelusuran terhadap berbagai ayat, disimpulkan bahwa kehancuran umat tidak terjadi tanpa sebab, melainkan merupakan akumulasi dari tindakan zalim yang terus-menerus dilakukan oleh suatu masyarakat. Kehancuran tersebut bisa bersifat kolektif maupun individual, serta dapat bersifat lahiriah maupun eksistensial. Dalam konteks sosial, kehancuran merupakan hasil dari pengabaian terhadap hukum-hukum Allah yang disebut dengan sunnatullah. Selain itu, dibahas pula bahwa azab Allah tidaklah datang tiba-tiba, melainkan melalui peringatan bertahap, dan hanya akan terjadi apabila umat benar-benar berada pada titik yang layak untuk dihancurkan. Penekanan pada konsep takdir sosial menunjukkan bahwa umat manusia memiliki tanggung jawab moral atas keberlangsungan peradabannya. Dengan demikian, makalah ini menegaskan bahwa kezaliman adalah penyebab utama kehancuran umat, dan Al-Qur’an telah memberikan petunjuk jelas untuk menghindari jalan menuju kebinasaan tersebut.

References

Ibnu Khaldun, Muqaddimah,

Imâm Fakhr al-Dien al-Râziy, Tafsîr al-Kabîr, Juz 10, Beirut: Dâr al-Fikr, 1405 H.

Al-Raghib al-Ashfahani, Mu’jam Mufradat Alf±z al-Qur’an, Jilid II, Dar al-Fikr: Beirut, tt.

Hasan Alwi dkk (Ed.), Kamus Besar Bahasa Indonesia, Balai Pustaka: Jakarta, 2001,

Ibrahim Anies dkk, Al-Mu’jam al-Was³¯, Jilid II, Dar al-Ma’arif: Mesir, 1972

Lihat Al-Raghib al-Ashfahani, al-Mufradat f³ Ghar³b al-Quran, al-Maktabat al-Taufiqiyat: Kairo, tt. Sam³h ‘A¯³f al-Zain, Majma’ al-Bayan al-Had³£, Dar al-Kitab al-Lubnan: Beirut, 1984

Muhammad Fuad Abd al-Baqy, Al- Mu’jam al-Mufahras li Alfaz al-Qur’an, Dar al-Fikr, t.tp, 1992

M. Quraish Shihab, Studi Kritis Tafsir Al-Manar, (Bandung: Pustaka Hidayah, 1994), Cet I, hlm. 100.

Ahmad Musţafa al-Maraghi, Tafsîr al-Maraghi,

Muhammad bin Jarîr al-Ţabariy, Jâmi' al-Bayân fi Tafsîr al-Qur'ân,

Nurcholish Madjid, Takdir dan Ikhtiar, dalam Harian Pelita Edisi Jumat 21 Juni 1991.

Al-Şabuni, Mukhtaşar,

Sayyid Quţub, Fi Żilâl Al-qur`ân,

Taqi Mişbah, al-Mujtama`,

Ibn al-Jauziy, Zâd al-Masîr fî 'Ilmi al-Tafsîr, Jilid VI, hlm. 22.

Muhammad bin 'Aliy al-Syawkâniy, Faţ al-Qadîr, Juz III, Beirut: Dâr al-Fikr, t.t.

Lihat M. Syahrur, Dialektika Kosmos dan Manusia,

M. Quraish Shihab, Mushibah dalam Perspektif Al-Qur`an, dalam Jurnal Studi Al-Qur`an, Vol. I Nomor 1, Januari

Downloads

Published

2026-01-15

Issue

Section

Articles